Rebelious soul inside a calm spirit weblog

bibir manis

Entah bualan apa yang bisa membuat mereka terlena padaku. Aku sendiri tak mengerti kenapa mereka bisa merasa nyaman padaku. Wanita-wanita itu dengan mudahnya melahap habis semua kalimat yang terlontar dari mulutku. Apa pun yang kukatakan, tak pernah mereka tak mengiyakan.

Kadang terlintas di benakku, apa semua itu tulus dariku ? ku tak tahu. Yang jelas aku senang bisa membuat mereka tenang, dan mau dengarkan nasehatku. Ada rasa berarti di diriku bila mereka mau ceritakan kisah-kisah mereka padaku.

Ah, sudahlah… kubiarkan saja mereka dengan anggapannya. Aku cuma pendengar yang baik, mungkin sedikit kata bisa kuucapkan dan bila itu membuat mereka nyaman, ya bagus untuk mereka. Lain hal jika mereka ingin membalas semua kenyamanan itu, dengan tak sekedar bicara. Kenyamanan mereka mulai tumbuh menjadi keinginan tuk dekat denganku. Bertemu dan entahlah…bukan sesuatu yang kupinta, mungkin kembali lagi dari ucapan manis yang terlontar dari bibirku.

Kini tinggal aku yang tak mengerti harus apa…biarkan mereka dengan keinginan mereka, atau aku yang harus memberi batas akan kenyamanan mereka ??

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s